Showing posts with label Education. Show all posts
Showing posts with label Education. Show all posts

Thursday, 7 November 2013

Dinamika/Peristiwa Politik & Ekonomi Pasca Pengakuan Kedaulatan

1.) Negara RIS berdiri & ditandatangani pada tanggal 27 Desember 1949 yaitu pada saat pengakuan kedaulatan.
2.) Negara RIS dengan konstitusi RIS dan bentuk negaranya federal (negara bagian).
3.) Negara federal tersebut meliputi Sumatra Timur, Sumatra Selatan, Pasundan (Jawa Barat), Jawa Timur, Madura, NTT & RI.
4.) Tujuan membentuk negara federal Belanda tetap dapat mengendalikan.
5.) 19 Mei 1950, RIS mengadakan konferensi dalam rangka kesepakatan kembali ke NKRI yang diwakili NIT dan NST (Negara Sumatra Timur) menghasili piagam persetujuan.
Isi piagam :
-Kesediaan bersama untuk membentuk negara kesatuan yang berdasarkan proklamasi kemerdekaan.
-Penyempurnaan konstitusi RIS dengan memasukkan bagian-bagian penting dari UUD 45.
6.) Pada masa pemerintahan RIS, sistem demokrasi yang berlaku adalah liberal dengan sistem kabinet parlementer (dipimpin oleh perdana menteri).
7.) Karena bentuk negara RIS dipimpin oleh presiden dan parlementer oleh perdana menteri mengakibatkan kehidupan politik itu sangat tidak stabil.

Kondisi Politik Pasca Pengakuan Kedaulatan

1.) Ketidakstabilan kehidupan politik.
2.) Sering terjadinya pergantian kabinet.

Kondisi Ekonomi Pasca Pengakuan Kedaulatan

1.) Inflasi (kenaikan harga) yang tinggi.
2.) Rusaknya infrastruktur (sarana prasarana)
3.) Hutang negara meningkat.
4.) Defisit anggaran.
5.) Rendahnya investasi (penanaman modal) terutama investasi asing.

Kabinet-Kabinet Yang Pernah Menduduki Jabatan

1.) Kabinet Natsir (September 1950 - Maret 1951)
-Dari partai Masyumi.
-Kabinet ini bubar karena tidak dapat melaksanakan perundingan masalah Irian Barat.
-DPRD yang dibentuk hanya menguntungkan partainya.

2.) Kabinet Sukiman (April 1951 - Februari 1952)
-Dari partai Masyumi.
-Dituduh terlalu condong terhadap Amerika Serikat, karena mengadakan kerjasama bidang ekonomi & militer.

3.) Kabinet Wilopo (April 1952 - Juni 1953)
-Dari PNI.
-Banyak timbul gerakan separatis (kelompok yang menentang pemerintah) yang disebabkan karena adanya ketidakstabilan alokasi dana antara pusat dengan daerah.
-Karena adanya peristiwa Tanjung Morawa, yaitu peristiwa antara polisi dengan para petani (masalah tanah milik negara).

4.) Kabinet Ali Sastroamidjojo I (Juli 1953 - Juli 1955)
-Karena PNI.
-Berhasil mengadakan Konferensi Asia Afrika di Bandung.
-Kabinet Ali mundur karena mengangkat pimpinan TNI AD tidak melalui prosedur.

5.) Kabinet Burhanuddin Harahap (Agustus 1955 - Maret 1956)
-Dari partai Masyumi.
-Menyelenggarakn pemilu pertama (tahun 1955).
-Sering melakukan mutasi di beberapa kementrian.

6.) Kabinet Ali Sastroamidjojo II (Maret 1956 - Maret 1957)
-Dari PNI (Partai Nasional Indonesia).
-Membuat program REPELITA (rencana pembangunan 5 tahun), yaitu perjuangan jangka panjang tentang pengembalian Irian Barat.
-Munculnya Anti Cina.

7.) Kabinet Djuanda (Maret 1957 - Juli 1959)
-Independen (tidak dari partai politik).
-Dikenal dengan Zaken Kabinet, yaitu masa pemerintahan dimana pemilihan para menteri disesuaikan dengan keahliannya.
-Melanjutkan perjuangan kembalinya Irian Barat.
-Menetapkan Deklarasi Djuanda, menetapkan luas perairan Indonesia yaitu 12 mil dari titik terluar pulau Indonesia.


Dekrit Presiden


Pada masa sistem demokrasi liberal, mengakibatkan sering terjadinya kabinet sehingga kehidupan politik tidak stabil yaitu terjadi konflik antar daerah, antar politik maupun antar idiologi.
Sejak peristiwa dekrit presiden, demokrasi liberal diganti dengan terpimpin, artinya kekuasaan tertinggi di tangan presiden, sehingga cenderung otoriter. Maka dari itu terjadi penyimpangan-penyimpangan terhadap UUD 1945, contohnya :

1.) Presiden menetapkan MPRS ( Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara ), seharusnya melalui pemilu.
2.) Merubah DPR menjadi DPRGR ( Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong ).
3.) GBHN ( Garis-Garis Besar Haluan Negara ) ditetapkan oleh DPA ( Dewan Pertimbangan Agung ), seharusnya MPRS.
4.) Jabatan presiden seumur hidup ( seharusnya setiap 5 tahun sekali ).

Perbedaan DPR dengan DPRGR :

DPR : Dewan Perwakilan Rakyat yang anggotanya meliputi partai-partai yang memenangkan pemilu.
DPRGR : Dewan Perwakilan Rakyat yang anggotanya dari semua partai politik.

Sunday, 13 October 2013

Teori Elektron

1. Molekul adalah partikel yang terdapat pada suatu zat yang masih mempunyai sifat yang sama dengan zat asalnya.
2. Atom adalah partikel terkecil dari suatu zat/unsur yang tidak masih mempunyai sifat yang sama dengan sifat asalnya. Atom terdiri atas inti atom dan dikelilingi oleh satu atau lebih elektron-elektron yang bermuatan ( - ).
3. Inti atom terdiri atas proton yang bermuatan ( + ) dan netron yang tidak bermuatan (netral).
 4. Karena suatu hal, suatu atom menerima satu atau lebih elektron dari atom yang lain sehingga atom tersebut kelebihan elektron. Maka atom tersebut dikatakan bermuatan ( - ).
5. Karena suatu hal, suatu atom kehilangan satu atau lebih elektron-elektronnya. Maka atom tersebut menjadi kekurangan elektron sehingga disebut atom bermuatan ( + ).
6. Pada suatu atom yang netral jumlah muatan ( + ) pada inti sama dengan jumlah muatan ( - ).

Friday, 11 October 2013

Fakta Unik Tentang Warna Biru


1. Sebuah pembelajaran membuktikan bahwa seorang pengangkat beban dapat mengangkat beban yang berat lebih baik dalam gymnasium yang berwarna biru.


2. Dalam kebudayaan Roma dahulu, warna biru digunakan oleh pihak yang dipekerjakan sebagai pelayan masyarakat atau pihak berwajib. Itulah mengapa kebanyakan polisi diberbagai belahan dunia khususnya di Amerika Serikat identik dengan warna biru. Ini merupakan ciri dari filosofi kebudayaan Roma.

3. Dalam sebuah pabrik, rata - ratra biru melambangkan peralatan yang sedang diperbaiki.

4. Biru juga melambangkan sistem surat menyurat yang menggunakan udara (air mail) dan Angkatan Laut (Navy).

5. Sebuah survey membuktikan bahwa biru adalah produk warna sweeter wanita yang paling laris diperjual belikan. Karena, kebanyakan wanita berfikir para lelaki menyukainya.

6. Warna yang paling banyak disukai oleh laki - laki.

7. Dalam kepercayaan tertentu biru melambangkan kemurahan surga. (akan dibahas lebih lanjut).

8. Di India biru dipercayai membawa nasib yang buruk.

9. Di dalam kebudayaan tradisional China Biru melambangkan rasa sakit.

10. Biru adalah warna utama, dari 3 warna utama (merah - hijau - biru).

11. 8 % dari penduduk di seluruh dunia memiliki warna mata biru.

12. Di UK biru menjadi lambang warna dari waspada penyakit kanker testis.

13. Di US kotak surat kantor pos umumnya berwarna biru

14. Biru adalah warna umum dari sikat gigi di berbagai dunia.

15. Nyamuk lebih tertarik untuk mendatangi warna biru dibandingkan dengan warna yang lainnya.

16. Blue Bird tidak bisa melihat warna biru.

17. Burung Hantu adalah satu -satunya burung yang bisa melihat warna biru.

18. Warna biru cerah pertama kali ditetapkan di Inggris pada tahun 1915.

19. Warna biru banyak digunakan di dalam kantor, karena penelitian membuktikan orang - orang lebih produktif dalam ruangan berwarna biru.

20. Setelah 15 tahun permen warna - warni Skittles di Amerika baru memutuskan untuk membuat permen warna biru.

21. Maksud kata - kata 'Feeling blue' adalah saat seseorang merasa sedih.

22. Maksud dari Frase 'Once in blue moon' adalah peristiwa dari yang jarang terjadi.


Source :  http://www.apasih.com/2011/08/22-fakta-unik-serta-mitos-tentang-warna.html

Thursday, 10 October 2013

Ciri-Ciri Negara Maju & Negara Berkembang

Negara Maju :

1.) Dapat mengatasi berbagai masalah kependudukan
2.) Tingkat kesehatan, pendidikan dan pendapatan perkapitanya relatif tinggi
3.) Ekspor hasil industri dan jasa
4.) Produktifitas masyarakat didominasi barang-barang industri & jasa
5.) Tercukupinya fasilitas umum
6.) Kesadaran hukum kesetaraan gender dan penghormatan terhadap HAM dijunjung tinggi

Negara Berkembang :

1.) Belum bisa mengatasi masalah kependudukan
2.) Tingkat kesehatan, pendidikan dan pendapatan perkapitanya relatif masih rendah
3.) Ketergantungan terhadap negara maju ( impor )
4.) Produktifitas masyarakat didominasi barang-barang primer
5.) Terbatasnya fasilitas umum
6.) Kesadaran hukum kesetaraan gender dan penghormatan terhadap HAM relatif rendah